Selayang Pandang
Tuhan
menciptakan alam semesta beserta seluruh isinya dengan berbagai macam dan
bentuk, serta berbagai fungsi dan tugasnya, baik yang tampak maupun tidak
tampak, dari yang sangat kecil sampai yang sangat besar, berbagai sinar yang
beraneka gelombangnya, hewan tidak bersel maupun bersel satu; kesemuanya
di maksudkan untuk kesejahteraan umat ciptaanNya di muka bumi yaitu manusia.
Tidak ada satupun ciptaan Tuhan yang bertujuan untuk menyakiti umatNya,
manusia. Hanya karena ketidaktahuannya, manusia belum mampu memanfaatkan
berbagai ciptaan Tuhan untuk kemaslahatannya sendiri.
Dari
berbagai macam mahluk ciptaanNya tersebut, terdapat Enzim dengan berbagai macam
bentuk. Namun sering, supaya sehat manusia harus menjauhi bahkan membunuh
bakteri. Faktanya dari segi jumlah, banyaknya manusia tidaklah sebanding dengan
jumlah bakteri, karena dalam tubuh seorang manusia terdapat sekitar 100 triliun
Enzim dengan berbagai macam jenisnya. Dimana Enzim tersebar di seluruh organ
tubuh manusia terutama disepanjang saluran pencernaan, dimulai dari mulut,
lambung, usus besar, usus 12 jari, usus halus sampai anus. Pada perempuan,
Enzim juga berada pada uterus (kandungan) dan vagina. Bakteri-Enzim tersebut
produktif dan bermanfaat membantu proses menyehatkan tubuh. Sehingga tidak mungkin
manusia mengalahkan bakteri. Dari jumlah Enzim yang ada pada tubuh manusia,
diperkiraan jumlah antara Enzim yang bermanfaat dan Enzim yang membahayakan
seimbang. Oleh sebab itu, bila kita mengenal, mengakrabi, menghormati bakteri,
maka mereka bisa bermanfaat bagi kesehatan manusia. Salah satu buktinya bahwa
sebagian makanan yang dikonsumsi manusia dalam prosesnya memerlukan Enzim untuk
dapat dicerna dan diserap oleh tubuh manusia. Sedangkan produk makanan yang
membutuhkan Enzim dalam proses pembuatannya antara lain yoghurt, mentega, acar,
tapai, terasi, sosis, asinan serta produk makanan lainnya. Demikian pula
tumbuhan yang dikonsumsi manusia, bisa subur karena Enzim pengurai yang ada
dalam tanah; ikan di tambak maupun di sungai bisa tumbuh besar karena memakan
bakteri; sampah maupun kotoran bisa hancur menyatu dalam tanah karena Enzim
pengurai.
Selain
itu, Tuhan sengaja menciptakan segala sesuatunya serba berpasangan. Demikian
pula dengan sifat bakteri. Ada Enzim aerob (membutuhkan O2) ada Enzim anaerob
(tidak membutuhkan O2, bahkan membuang O2), dan mereka saling membutuhkan, ada
Enzim produktif dan Enzim berbahaya namun saling bersinergi. Manakala Enzim
tersebut berada ditempat asalnya dalam suasana habitatnya maka akan berfungsi
membantu menyehatkan organ tubuh manusia serta bisa menyembuhkan barbagai macam
penyakit. Bahwa dengan memperlakukan dan mengembalikan flora Enzim pada suasana
yang semestinya, banyak macam dan jenis penyakit yang bisa disembuhkan.
Penyakit yang dianggap belum bisa sembuh, karena belum ditemukan obatnya, bisa
disembuhkan, berkurang sakitnya bahkan sembuh total, seperti penyakit Flu
Burung, HIV/AIDS, Hepatitis, Kanker, Tumor, Stroke, Ginjal serta penyakit
lainnya termasuk kasus autis. Bahkan Enzim bisa pula membantu meningkatkan
kecerdasan otak. Hal ini bisa terjadi karena bakteri-Enzim tersebut bisa
membantu penyerapan gizi dan O2 secara maksimal sehingga terbentuk volume O2
yang sangat maksimal di otak. Bila anak di bawah 10 tahun diberikan secara
rutin formula ini selama 5 tahun (dengan dosis pencegahan) akan meningkatkan IQ
anak tersebut di atas 140 (IQ super).
Hal
tersebut mengantarkan Bapak Sukardi mendalami ilmu tentang Enzim
selain juga didorong oleh kenyataan bahwa putri sulung beliau terkena
hydrocephallus, ibu beliau terkena kanker kelenjar getah bening hingga
meninggal dunia, serta diketahui kemudian hari istri beliau terkena
Toksoplasma. Beliau menyelesaikan gelar S1 Teknik Elektro di Indonesia.
Karena di dorong oleh keinginan mencari penyebab dan obat penyakit bagi anak,
ibu dan istri, beliau beralih mempelajari Ilmu Mikro Bakteriologi di Jepang.
Dimana untuk masuk pada jurusan Mikro Bakteriologi disyaratkan minimum IQ 160,
sedangkan beliau memiliki IQ 169. Dan pada umumnya untuk menjadi Ahli Mikro
Bakteriologi dari S1, S2, S3 idealnya diperlukan waktu 15 hingga 20 tahun,
namun beliau bisa menempuh studi dari S1 hingga bergelar Professor selama 8
tahun.
Dengan ilmu yang dimiliki, beliau bereksperimen
melakukan penelitian mengenai mikro Enzim di beberapa negara di Asia, Amerika
Tengah dan Amerika Selatan, hingga menemukan varian formula dengan berbagai
generasi Enzim yang bisa dimanfaatkan untuk tumbuhan (pupuk), hewan dan bahkan
untuk manusia. Varian formula yang diperuntukkan kesehatan manusia dikenal
dengan bioto 10 (generasi 10), bioto 12 (generasi 12) dan bioto 14 (generasi
14). Formula tersebut dipercayakan kepada sebuah tim yang kemudian dikemas dan
diberi label BIO SYAFA
BIO SYAFA (kemasan 500 ml, sering disebut
BIOTO 10): mengandung Enzim aktif atau hidup. Mereka terdiri dari Enzim
yang berpasang-pasangan, ada Enzim aerob dan anaerob, ada Enzim positif dan
negatif. Kandungan PH pada formula ini dibuat sama dengan PH lambung, kandungan
dan vagina yaitu 3,5 – 4,5. Manfaatnya antara lain untuk detoksifikasi,
pengobatan, dan meregenerasi sel, dimana ketika Enzim yang ada pada bioto 10
bila bercampur karbohidrat yang ada dalam lambung akan mengubah karbohidrat
tersebut menjadi asam laktat yang akan menghasilkan beberapa enzim yang
berfungsi meregenerasi sel.368.
BIO
SYAFA PLUS (kemasan 330 ml, sering disebut BIOTO 12): mengandung Enzim aktif dan herbal yang sesuai
dengan karakter Enzim dengan jumlah species dan genus yang lebih banyak dari
bioto 10. Manfaatnya selain untuk detoksifikasi, pengobatan dan meregenerasi
sel dengan daya kerja yang lebih kuat dari bioto 10. Herbal yang ada dalam
bioto 12 ini berfungsi sebagai starter, sehingga efek kerjanya menjadi lebih
kuat.
BIO
SYAFA SUPER (kemasan 100 ml, sering disebut BIOTO 14): mengandung Enzim dormen (Enzim yang
dilemahkan/ditidurkan) seperti vaksin. Ini merupakan aplikasi dari edible
vaccine (vaksin yang bisa dimakan), hal mana pada kalangan ilmuwan masih
pada tataran wacana. Dalam bioto 14 ini jumlah species dan genus Enzim jauh lebih
banyak dari bioto 10 maupun bioto 12. Manfaatnya hanya untuk pengobatan
terutama untuk kasus penyakit berat.
Biosafa (Super
Ultima) Bioto 16
Merupakan formula nutrisi herbal yang terbuat dari bahan
dasar air kelapa yang difermentasi, ditambah beberapa bahan alami, antara lain
gula aren dan madu sebagai sumber prebiotik dan probiotik yang sangat bermanfaat
bagi pencegahan penyakin Maupun pengobatan penyakit.
kemasan 100ml ini disebut generasi 16 :
Mengandung probiotik super kuat dan cerdas, berasal dari unggas di benua
Amerika Latin. Bakteri ini dapat menembus DNA pada tubuh manusia sehingga dapat
“memerintah” DNA untuk melakukan perbaikan organ-organ tubuh yang rusak.
Subhanallah! Bakteri ini akan mati pada suhu 380 derajat Celsius, padanannya
adalah ketika panic alumunium meleleh maka ia baru mati.Maka G-16 dapat diminum dengan air panas.

very,,very amazing.......
BalasHapusthe best herbal in the world..!!